Alasan Pentingnya Suara Desahan Saat Bercinta Menurut Pakar Seks

Sebagian wanita enggan ‘bersuara’ saat bercinta dengan alasan malu atau takut terkesan terlalu agresif di ranjang. Padahal suara, baik itu berupa desahan atau erangan menjadi salah satu elemen cukup penting agar sesi bercinta jadi lebih menyenangkan dan menggairahkan.

Bersuara saat bercinta tidak selalu berkaitan dengan hal-hal seksual tapi lebih untuk semakin mendekatkan ikatan emosional antara Anda dan pasangan. Dengan porsi yang cukup, artinya tidak terlalu keras sampai seluruh tetangga mendengarnya, mengeluarkan suara saat bercinta bisa mendatangkan sejumlah manfaat bagi kehidupan seks Anda. Pakar dan terapis seks Ian Kerne, Ph.D., menguraikan beberapa keuntungannya.

1. Bentuk Komunikasi Non-verbal dengan Pasangan
Suara desahan, erangan atau teriakan ringan bisa menjadi cara untuk Anda dan pasangan untuk berkomunikasi soal seks tanpa harus berkata-kata. Dengan bersuara, berarti secara tidak langsung Anda telah memberitahu pasangan bahwa apa yang dilakukannya sudah sesuai dengan keinginan. Suara juga memberi sinyal, bagian mana yang Anda inginkan untuk diberi stimulasi lebih, posisi bercinta seperti apa yang memberikan kenikmatan maksimal juga performa seksnya yang Anda sukai.

“Bersuara saat bercinta, misalnya mengerang, adalah sinyal yang menandakan Anda sedang menikmati ‘permainannya’ dan cara untuk mengatakan bahwa apapun yang dilakukannya saat itu berhasil untuk Anda,” ujar Ian, seperti dikutip dari Women’s Health.

2. Memudahkan Bernapas Saat Bercinta
Membuka mulut dengan bersuara akan membuat Anda lebih mudah mengatur napas. Seperti diketahui, bercinta adalah aktivitas fisik yang cukup intens, hampir setara dengan fitnes atau olahraga. Saat olahraga Anda disarankan mengatur napas agar tidak mudah lelah, begitu pun dalam bercinta. Selain itu mengatur napas juga penting untuk relaksasi dan menciptakan rangsangan seks.

3. Membantu Pasangan Lebih Cepat Orgasme
Suara desahan yang seksi tak hanya bermanfaat bagi wanita tapi juga pria. Dengan bersuara sensual akan membuat pria lebih mudah mencapai orgasme karena menambah rangsangan. Hasil penelitian yang dimuat dalam Archives of Sexual Behavior menunjukkan bahwa wanita akan bersuara lebih kencang sebelum dan saat pasangannya orgasme. Belum dipastikan penyebabnya, namun peneliti berspekulasi bahwa secara insting naluriah, wanita melakukannya untuk membantu pasangannya lebih mudah orgasme.

4. Menikmati Momen Kemesraan
“Beberapa orang sangat ‘pendiam’ dan menahan keinginan mereka untuk bersuara saat bercinta. Tapi dengan mendesah, bersuara atau melakukan obrolan nakal bisa membuat Anda lebih relaks dan mengeluarkan stres,” ujar Ian.

Dengan bersuara, berarti menunjukkan pada pasangan bahwa momen bercinta saat itu membuat Anda nyaman dan Anda menikmati momen kebersamaan bersamanya. Anda juga akan terlihat percaya diri dan itu membuat pasangan semakin bergairah dalam momen sensual tersebut. detik.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s