Tag Archive | ilustrasi (Foto: Thinkstock) Jakarta

Posisi Seks Aman untuk Bumil

Posisi Seks Aman untuk Bumil | MotherAndBaby.co.id
Hasrat bercinta bisa datang kapan saja, termasuk di masa-masa kehamilan. Mungkin seks adalah kegiatan yang jauh dari pikiran Anda saat morning sickness muncul di trimester awal kehamilan. Namun, ketika memasuki trimester kedua, libido Anda pun perlahan-lahan datang dan cenderung lebih tinggi, bahkan dibanding sebelum kehamilan. Kebanyakan wanita mengutarakan libido mereka lebih tinggi di saat kehamilan. Benarkah? Meskipun begitu, saat melakukan hubungan intim dengan pasangan, Anda wajib memperhatikan kegiatan seksual yang aman untuk Anda dan calon bayi Anda. Ketika perut Anda semakin membesar, Anda pun perlu memilih posisi seks yang aman. Berikut 5 posisi seks yang bisa Anda pilih bersama pasangan di masa-masa kehamilan.
1. Woman on Top (Wanita di Atas)
Minta pasangan Anda untuk berbaring dan telentang, dengan posisi Anda di atas pasangan Anda. Anda juga bisa minta pasangan Anda duduk di kursi, dengan posisi Anda di atas dan membelakangi pasangan. Atur gerakan Anda dengan memperhatikan sudut tubuh Anda dan pasangan agar tidak membuat Anda kesulitan bergerak.
2. From Behind (Dari Belakang)
Posisikan diri Anda seperti dalam keadaan merangkak atau berlutut, dan biarkan pasangan Anda memainkan peranannya dengan lembut. Pastikan Anda mendapatkan posisi yang tepat dan menyediakan sandaran untuk menopang tubuh Anda.
3. Spooning (Posisi Sendok)
Ini mungkin adalah posisi seks yang paling mudah dan nyaman yang dapat Anda lakukan selama kehamilan, terutama ketika perut Anda semakin membesar. Anda dan pasangan Anda berada dalam posisi meringkuk seperti sendok ke arah samping kiri atau kanan dan pasangan Anda berada di belakang Anda.

4. Man on Top (Pria di Atas)
Posisi ini bisa dilakukan pada awal kehamilan Anda. Posisi ini masih bisa diterapkan dengan sedikit modifikasi, misalnya dengan meletakkan bantal di belakang punggung Anda. Pasangan berada di atas tubuh Anda dengan menahan berat badan menggunakan kedua tangan dan menahan berat badannya agar tak membebani perut.

5. Sitting Dog (Posisi Duduk)
Anda bisa memilih posisi ini dalam setiap trimester kehamilan. Anda duduk di pangkuan pasangan dan saling berhadapan. Posisi ini juga aman dilakukan di trimester awal saat perut belum terlalu besar. Di trimester lanjut, posisi ini juga masih bisa dilakukan, tetapi dengan posisi Anda yang duduk membelakangi suami. Menggunakan kursi sebagai bagian dari posisi ini bisa membantu Anda merasa lebih nyaman untuk mengendalikan kecepatan dan kedalaman penetrasi. (Gita/DMO/Dok. M&B)

Miss V yang Perih dan Lecet Usai Bercinta

Bercinta seharusnya menjadi sesi yang menyenangkan bagi suami istri. Namun bagi beberapa perempuan, bercinta bisa jadi menyakitkan, khususnya bagi perempuan yang baru saja menikah. Apa sih yang membuat bercinta menjadi menyakitkan?

Vagina yang perih dan lecet usai bercinta menjadi salah satu pertanyaan yang paling banyak ditanyakan pembaca detikHealth di Konsultasi Seksologi sepanjang 2014.

Pertanyaan ini antara lain disampaikan Tri, seorang perempuan menikah berusia 30 tahun: Dok, saya memiliki masalah dengan kulit di sekitar kewanitaan saya. Setiap habis berhubungan dengan suami, bibir kemaluan saya terasa perih dan lecet. Apa penyebabnya dan obat apa yang bisa digunakan?

dr Andri Wananda, MS, pengasuh Konsultasi Seksologi detikHealth dalam jawabannya menjelaskan lubrikasi atau pelendiran di vagina yang tidak optimal memicu lecetnya bibir vagina pada saat penetrasi dilakukan. Jaringan yang melapisi dinding dan bibir vagina sangatlah halus, sehingga mudah lecet bila penetrasi dilakukan saat vagina masih kering.

Agar vagina mendapatkan lubrikasi cukup, dr Andri menyarankan untuk memperlama durasi foreplay sebelum penetrasi. Tapi jika penetrasi telah lama dilakukan namun pelendiran vagina tak juga berlimpah, dicurigai terjadi peradangan atau inflamasi dinding vagina. Penyebab lainnya adalah kista atau benjolan bertangkai di dalam rongga vagina.

Jika diduga ada peradangan maupun kista di rongga vagina, sebaiknya dilakukan pemeriksaan di klinik kebidanan untuk memastikan penyebabnya. Nah untuk mengatasi perih vagina bisa digunakan salep atau krim yang biasa digunakan untuk bayi. Namun agar lebih aman jenis salep atau krim apa yang digunakan, bisa dikonsultasikan ke dokter kulit dan kelamin. detik.com

Perhatikan Hal Ini Sebelum Mencukur Habis Bulu Kemaluan

Perhatikan Hal Ini Sebelum Mencukur Habis Bulu Kemaluan

Bagi sebagian perempuan, rambut yang tumbuh di area kemaluan cukup menganggu. Apalagi bagi perempuan yang suka memakai bikini. tak heran, banyak perempuan yang memilih untuk menghilangkan rambut yang tumbuh di daerah organ intimnya.

Hasil penelitian mengungkapkan 87 persen perempuan Amerika menghilangkan rambut kemaluannya. Menurut penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Obstetrics and Gynaecologyyang dilansir dari Telegraph seperti dikutip CNN, Rabu (10/12/2014), cara paling umum yang dilakukan untuk menghilangkan rambut di daerah tersebut adalah mencukur.

Penelitian ini juga mengungkap, 60 persen perempuan setidaknya pernah mengalami masalah kesehatan saat melakukan penghilangan rambut kemaluan tersebut, antara lain luka gores, iritasi, dan infeksi. Penelitian lain bahkan mengungkapkan, penghilangan rambut kemaluan dapat berakibat menularnya penyakit seksual.

Melihat adanya risiko tersebut, perlu diperhatikan beberapa hal saat menghilangkan rambut di area kemaluan. Ginekolog Hugh Byrne mengungkapkan beberapa fakta terkait penghilangan rambut kelamin, yaitu:

1. Proses penghilangan rambut dapat menimbulkan nanah.

Byrne mengatakan proses penghilangan rambut di daerah kelamin dapat menimbulkan nanah. Namun, ia mengatakan hal itu bisa diobati dengan antibiotik. Bila parah, bisa dengan jalan oeprasi.

2. Mencukur tidak lebih buruk dibandingkan waxing.

Waxing sering kali dinilai sebagai pilihan terbaik menghilangkan bulu. Namun, Byrne mengatakan rambut di daerah kemaluan biasanya tumbuh miring sehingga teknik waxing tidak dapat bekerja maksimal dalam menghilangkan rambut-rambut.

3. Krim penghilang rambut mungkin yang terbaik.

Byrne mengatakan penggunaan krim untuk menghilangkan rambut tidak menyebabkan trauma pada kulit. Hal ini berbeda dengan teknik mencukur serta waxing yang kerap menimbulkan bekas di kulit. Itu artinya, krim mengurangi risiko terjadinya infeksi.

4. Penghilangan rambut di daerah kemaluan meningkatkan risiko penularan penyakit seksual.

Penelitian pada 2012 mengungkapkan penghilangan rambut di daerah kemaluan dapat meningkatkan risiko penularan penyakit seksual. Hal itu dikarenakan tidak adanya rambut membuat bakteri lebih mudah masuk menyerang tubuh.

Byrne mengatakan kulit tanpa rambut akan menjadi lemah dan mudah terinfeksi herpes atau kuman yang biasa bersarang di daerah kemaluan.

5. Teknik menggunting lebih minim risiko.

Teknik menggunting dinilai lebih aman dibandingkan teknik lainnya. Namun, ketika rambut tengah bertumbuh, akan timbul rasa gatal yang terkadang menyiksa.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Mencukur Habis Bulu Kemaluan

Perhatikan Hal Ini Sebelum Mencukur Habis Bulu Kemaluan

Bagi sebagian perempuan, rambut yang tumbuh di area kemaluan cukup menganggu. Apalagi bagi perempuan yang suka memakai bikini. tak heran, banyak perempuan yang memilih untuk menghilangkan rambut yang tumbuh di daerah organ intimnya.

Hasil penelitian mengungkapkan 87 persen perempuan Amerika menghilangkan rambut kemaluannya. Menurut penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Obstetrics and Gynaecologyyang dilansir dari Telegraph seperti dikutip CNN, Rabu (10/12/2014), cara paling umum yang dilakukan untuk menghilangkan rambut di daerah tersebut adalah mencukur.

Penelitian ini juga mengungkap, 60 persen perempuan setidaknya pernah mengalami masalah kesehatan saat melakukan penghilangan rambut kemaluan tersebut, antara lain luka gores, iritasi, dan infeksi. Penelitian lain bahkan mengungkapkan, penghilangan rambut kemaluan dapat berakibat menularnya penyakit seksual.

Melihat adanya risiko tersebut, perlu diperhatikan beberapa hal saat menghilangkan rambut di area kemaluan. Ginekolog Hugh Byrne mengungkapkan beberapa fakta terkait penghilangan rambut kelamin, yaitu:

1. Proses penghilangan rambut dapat menimbulkan nanah.

Byrne mengatakan proses penghilangan rambut di daerah kelamin dapat menimbulkan nanah. Namun, ia mengatakan hal itu bisa diobati dengan antibiotik. Bila parah, bisa dengan jalan oeprasi.

2. Mencukur tidak lebih buruk dibandingkan waxing.

Waxing sering kali dinilai sebagai pilihan terbaik menghilangkan bulu. Namun, Byrne mengatakan rambut di daerah kemaluan biasanya tumbuh miring sehingga teknik waxing tidak dapat bekerja maksimal dalam menghilangkan rambut-rambut.

3. Krim penghilang rambut mungkin yang terbaik.

Byrne mengatakan penggunaan krim untuk menghilangkan rambut tidak menyebabkan trauma pada kulit. Hal ini berbeda dengan teknik mencukur serta waxing yang kerap menimbulkan bekas di kulit. Itu artinya, krim mengurangi risiko terjadinya infeksi.

4. Penghilangan rambut di daerah kemaluan meningkatkan risiko penularan penyakit seksual.

Penelitian pada 2012 mengungkapkan penghilangan rambut di daerah kemaluan dapat meningkatkan risiko penularan penyakit seksual. Hal itu dikarenakan tidak adanya rambut membuat bakteri lebih mudah masuk menyerang tubuh.

Byrne mengatakan kulit tanpa rambut akan menjadi lemah dan mudah terinfeksi herpes atau kuman yang biasa bersarang di daerah kemaluan.

5. Teknik menggunting lebih minim risiko.

Teknik menggunting dinilai lebih aman dibandingkan teknik lainnya. Namun, ketika rambut tengah bertumbuh, akan timbul rasa gatal yang terkadang menyiksa.

5 Manfaat Seks Pagi Hari

5 Manfaat Seks Pagi Hari  | MotherAndBaby.co.id

Kita tahu, seks memiliki banyak manfaat. Selain mempererat ikatan Anda dengan pasangan, melakukan aktivitas seks dapat mengurangi rasa sakit, serta memiliki efek yang sama seperti setelah Anda berolahraga. Penelitian dari The Kinsey Institute for Research in Sex, Gender and Reproduction mengatakan, aktivitas seks baik dilakukan oleh pasangan suami istri setiap tiga hari dalam seminggu.

Namun, beberapa penelitian juga menyebutkan aktivitas seks di pagi hari lebih baik. Menurut Dr Debby Herbenick, seorang ilmuwan Amerika dan penulisBecause It Feels Good, pasangan yang melakukan seks di pagi hari cenderung lebih sehat dan lebih bahagia. Seks di pagi hari dikatakan dapat meningkatkan imunitas dan menjaga vitalitas dan “healthy glow” Anda akan terpancar sepanjang hari.

Ada beberapa manfaat lain yang bisa Anda dapat dari ‘morning sex‘, seperti dikutip dari sumber News Australia berikut.

1. Olahraga
Beberapa penelitian menyebutkan, melakukan seks selama satu jam sekalipun dapat membakar kalori yang setara dengan jogging selama 30 menit. Dalam waktu satu jam, pria membakar rata-rata 240 kalori dan perempuan 180 kalori. Jadi, ‘morning sex‘ bisa menggantikan olahraga pagi Anda.

2. Awet Muda
Menurut Herbenick, hubungan seks di pagi hari dapat meningkatkan kadar hormon estrogen, yang bisa membuat kulit, rambut, dan kuku Anda lebih kuat dan sehat. Penelitian yang dilakukan di Royal Edinburgh Hospital di Skotlandia mengungkap bahwa, wajah mereka yang berhubungan seks secara teratur, terlihat tujuh sampai 12 tahun lebih muda dari usia sebenarnya.

3. Imunitas Meningkat
Seks di pagi hari juga membantu Anda dalam membangun sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat, sehingga pertahanan tubuh Anda terhadap penyebaran virus seperti pilek atau flu semakin kuat. Selain itu, ‘morning sex’ yang dilakukan tiga kali dalam seminggu juga disebut dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke. Menurut Dr Debby Herbenick, seks pagi juga meningkatkan kadar IgA, yaitu antibodi yang membantu melawan infeksi, sehingga Anda akan merasa lebih sehat. Seks pagi membantu Anda memancarkan kesehatan sepanjang hari.

4. Bahagia
Seks di pagi hari juga membuat Anda lebih bahagia dan bersemangat sepanjang hari. Berhubungan seks di pagi hari melepaskan hormon oksitosin yang membuat Anda dan pasangan merasa terikat sepanjang hari. Seks teratur di pagi hari juga membuat Anda merasa lebih optimis dan bahagia dalam menjalani hari.

5. Pereda Stres
Bercinta di pagi hari ternyata juga menenangkan saraf Anda sebelum menjalankan aktivitas. Yvonne Ulrich-Lai, PhD dan James Herman, PhD, psikiatri dan ahli ilmu saraf dan perilaku di University of Cincinnati, menemukan bahwa seks di pagi hari dapat mengurangi efek stres setidaknya hingga seminggu. Selain itu, Laura Berman, Ph.D., asisten profesor dari ob-gyn dan psikiatri di Feinberg School of Medicine, Northwestern University, juga melaporkan bahwa seks melepaskan hormon endorfin dan oksitosin, yaitu hormon yang mengaktifkan perasaan bahagia di otak. Seperti obat, seks memicu reaksi kimia tertentu di otak yang memberi kita perasaan euforia.

Jadi, selamat menikmati pagi Anda, Moms!

Rahasia “Menjamu” Istri di Malam Hari

Para suami, sudahkah Anda memuaskan pasangan dengan performa ranjang maksimal? Jika belum, berikut kami rangkum beberapa aktivitas ranjang yang disukai wanita ketika sedang bercinta.

Jangan hanya fokus pada satu titik

Bagi wanita, kepuasan saat bercinta tak hanya dilihat dari orgasme semata. Tapi sikap lembut suami sebelum permainan dimulai, juga bisa membuat mereka bahagia dan merasa lebih istimewa. Ketika sedang bercinta, Anda jangan terlalu fokus pada tubuh bagian tertentu saja. Perhatikan pula kecantikan wajah dan bagian tubuh lain mereka, yang bisa membuat wanita lebih bergairah.

Hibur dengan kalimat memanjakan

Saat wanita sedang bersedih, galau, atau bosan, cobalah hibur dia dengan kata-kata romantis, kemudian ajak bercinta. Karena faktanya, bercinta terbukti dapat meningkatkan mood dan membuat perasaan wanita jadi lebih bergembira. Ini berarti kesempatan Anda untuk menghibur, sekaligus membuatnya bahagia. Jangan sia-siakan.

Beri kecupan mesra

Kebanyakan pria, setelah selesai berhubungan ranjang dan terpuaskan, lalu berhenti mencumbu istrinya. Ini adalah langkah salah. Ada baiknya, Anda tetap memberi ciuman kecil yang mesra kepada pasangan, sesuatu yang dijamin akan membuatnya lebih merasa dihargai. Dilansir dari Cosmopolitan, posisikan tubuh Anda agar bertatap mata dengan istri, lalu ciptakan suasana manis dan romantis yang dapat membangkitkan suasana bercinta babak kedua.

Bersifatlah lebih agresif

Dalam bercinta, penting untuk memberi kepuasan kepada istri dengan sikap lembut. Namun sesejali Anda bisa mengejutkan dia dengan sikap yang sedikit lebih agresif. Ingat, agresif bukan berarti menyakiti lho. Berilah gerakan- gerakan kejutan agar pasangan tidak lekas bosan dengan gaya yang itu-itu saja. Diskusikan pula posisi-posisi tertentu, yang mungkin sedikit lebih sulit, sesuatu yang menantang Anda berdua untuk dapat menaklukkannya. Oke, selamat membahagiakan istri Anda malam ini. vivanews.com

Bercinta Saat Haid Tak Dianjurkan Oleh Dokter, Ini ‘Segudang’ Alasannya

Meskipun tampaknya tak ada masalah dan tetap bisa dilakukan, bercinta saat istri sedang haid sebenarnya tak dianjurkan oleh para dokter. Apa sebabnya?

Menurut seksolog Dr Andri Wanananda, MS, sebaiknya memang tidak melakukan hubungan intim saat istri sedang haid. Hal ini juga tidak dianjurkan meskipun periode haidnya sudah mau selesai alias haid belum bersih.

“Masalahnya, saat haid belum bersih pembuluh darah vagina masih terbuka. Gerakan-gerakan penis saat penetrasi bisa memicu terjadinya gelembung udara,” ungkap Dr Andri kepada detikHealth beberapa waktu lalu dan ditulis pada Minggu (30/11/2014).

Dilanjutkan oleh Dr Andri, gelembung udara ini bila menyelinap masuk ke dalam saluran darah dapat menyebabkan emboli, yakni sumbatan pembuluh darah akibat gelembung udara.

“Jika emboli terbawa aliran darah menuju jantung maka bisa menimbulkan efek berbahaya, salah satunya muncul sumbatan pada pembuluh darah arteri koronaria,” imbuh Dr Andri.

Selain itu, risiko lain seperti infeksi juga bisa terjadi. Disampaikan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS dr Soetomo Surabaya, dr Hari Nugroho, SpOG, secara medis haid adalah proses perdarahan, maka dari itu akan ada pembuluh darah yang terbuka dan rentan terjadi infeksi.

Risiko lain yang juga berbahaya adalah endometriosis. Endometriosis merupakan penyakit kronik di mana jaringan endometrium yang terdapat di dalam rahim ditemukan tumbuh di tempat lain dalam tubuh. Jaringan ini membentuk lesi endometrium yang sangat sering ditemukan pada indung telur dan semua organ di dalam panggul wanita.

“Darah haid yang seharusnya ditemukan di rahum dan keluar lewat vagina, ini malah naik lagi ke perut menjadi endometriosis. Makanya, jangan sekali-kali berhubungan intim saat haid,” tegas dokter spesialis kebidanan dan kandungan FKUI-RSCM, Prof Dr dr Ali Baziad, SpOG(K). detik.com

Alami Ejakulasi Dini Jangan ke Dukun! Cukup Lakukan 6 Hal Ini

Alami Ejakulasi Dini Jangan ke Dukun! Cukup Lakukan 6 Hal Ini

Kita tentu sudah sangat sering mendengar masalah ejakulasi dini. Kebanyakan laki-laki ternyata tidak menyadari bahwa dirinya mengalami ejakulasi dini. Saat berhubungan seksual dengan istrinya, mereka tetap merasakan kenikmatan walaupun hanya sesaat, namun istrinya tidak mengalami kepuasan sama sekali. Menurut Buku Pintar Keluarga Sehat: Panduan Praktis Hidup Sehat Bagi Seluruh Anggota Keluarga karangan Erryga Yogasmara dan Puji Lestari, ada beberapa cara mencegah ejakulasi dini, yaitu:1. Lakukan komunikasi

Komunikasi dua arah dnegan pasangan harus terjalin. Anda perlu bersikap lebih terbuka dan tidak malu bercerita pada pasangan mengenai masalah tersebut. Dengan demikian, solusi bisa dicari bersama-sama. Selain itu, Anda bisa menjadi lebih dekat dan mesra dengan istri.

2. Jangan terburu-buru

Saat melakukan hubungan seks dengan istri, sebaiknya Anda tidak terburu-buru. Usahakan pikiran tenang dan relaks. Bicaralah yang romantis agar gairah seksual semakin membara. Ketika sudah tiba saatnya, masukkan penis ke dalam vagina, tahan hingga beberapa saat. Jika Anda merasa ingin ejakulasi, segera tarik keluar. Penis dapat dimasukkan kembali kalau sudah normal.

3. Kurangi sensitivitas penis

Dengan mengurangi sensitivitas penis, rangsangan yang diterima akan berkurang sehingga ejakulasi dapat ditunda. Contoh, dengan menggunakan kondom.

4. Membuat variasi dalam bercinta

Lakukan variasi saat bercinta sehingga Anda tidak bosan, misalnya dengan mengubah posisi. Cari posisi yang bisa membuat Anda tahan lama. Lakukan pada awal hubungan seks dengan pasangan. Dengan cara ini Anda dapat bermain lebih lama.

5. Berpikiran positif

Hindari perasaan depresi, stres, takut, gelisah, bersalah, ataupun jenis emosi lainnya karena jika kita lihat faktor penyebab ejakulasi dini tadi, maka penyakit ini lebih banyak disebabkan oleh faktor psikis. Oleh karena itu, menjaga kesehatan batin akan banyak membantu mengatasi masalah ejakulasi dini.

6. Hindari kebiasaan masturbasi

Masturbasi biasanya dilakukan dengan cara terburu-buru karena mungkin takut ketahuan, malu, atau alasan lain. Sifat terburu-buru ini yang kemudian terbawa terus dan sudah dihilangkan.

Nah, itu tadi cara mencegah ejakulasi dini. Semoga bermanfaat. (intisari)

Lebih Sering Orgasme Lebih Baik, Ini Alasannya

Lebih Sering Orgasme Lebih Baik, Ini Alasannya

Orgasme ternyata menjadi hal yang sangat penting dalam hubungan seksual. Bahkan, orgasmeberdampak pada rasa bahagia yang Anda rasakan saat menjalani sebuah hubungan, demikian menurut jurnal Sexual Medicine .

Studi yang baru saja dirilis tersebut melibatkan 85 pasangan asal Ceko berusia antara 20 – 40 tahun, yang sudah berhubungan rata-rata 5 tahun. Pasangan menjalani survei secara terpisah untuk dianalisis kaitan antara hubungan dan kehidupan seks mereka.

Pertanyaan diajukan untuk menguji sejauh mana pasangan memahami kebutuhan seksual mereka, dan bagaimana kebiasaan mereka bercinta. Mereka juga ditanya apa yang terjadi dengan kehidupan seksual mereka belakangan ini, dan seberapa sering mengalami orgasme.

Ternyata, lebih sering bercinta danlebih sering orgasme bikin hubungan lebih bahagia dan memuaskan. Kebahagiaan kaum perempuan lebih sering terjadi berkat orgasme vaginal ketimbang lewat masturbasi. Keserasian seksual bagi pasangan diprediksi oleh frekuensi intercourse yang lebih tinggi, dan meningkatnyaorgasme vaginal. Bahkan ketika perempuan berhasil mencapai orgasme, hal ini ternyata juga membuat kepuasan seksual kaum pria lebih tinggi!

Pada dasarnya, orgasme pada perempuan cukup penting untuk menciptakan kebahagiaan dalam hubungan (dan tentunya dalam relasi seksual). Namun yang perlu Anda tekankan pada penelitian ini, temuan-temuan ini saling berhubungan, sehingga semua dasarnya bisa dilihat dengan cara yang lain. Apakah orgasmemembuat Anda lebih bahagia dengan hubungan Anda, atau hubungan yang bahagia membuat Anda lebih sering orgasme?

Hal yang sama berlaku pada pria. Apakah mereka lebih terpuaskan secara seksual ketika pasangan mereka orgasme, atau mereka cenderung akan berfokus pada kesenangan pasangan ketika mereka sudah terpuaskan secara seksual?

Tampaknya, kita tak perlu mengambil kesimpulan sebab-akibat dari penelitian ini. Namun yang jelas, kepuasan seksual dan hubungan yang bahagia biasanya seiring sejalan. Lebih baik, Anda berkonsentrasi untuk menciptakan keintiman pada hubungan Anda, dan jadikan hal itu sebagai alasan untuk bercinta. (Ridho Nugroho)

Wanita Ini Mampu Orgasme 180 Kali Nonstop 2 Jam

Wanita Ini Mampu Orgasme 180 Kali Nonstop 2 Jam

Bagaimana bila Anda saat asyik berbelanja di supermarket yang ramai dikunjungi pembeli. Tiba-tiba Anda mengalami orgasme. Mereka akan memandangi Anda yang merintih saat fly dan orgasme dan hanya bisa terdiam.

Bila Anda sendirian, tentu tidak akan sepanik saat Anda bersama anak Anda? Mereka yang tidak tahu apa-apa, tentu bertanya dan heran melihat tingkah dan kelakuan Anda. Ditambah lagi, Anda sampai orgasme sebanyak 180 kali nonstop dalam dua jam. Tentu, Anda akan menjadi pusat perhatian dan menganggap diri Anda tidak waras.

Itulah yang dialami Cara Anaya-Carlis (30) asal Arizona, Amerika Serikat (AS). Dia merasa sangat tersiksa karena mengalamiorgasme selama enam jam setiap hari. Bahkan, ia sempat mengalami orgasme sebanyak 180 kali selama dua jam berturut-turut.

Ia mengalami gangguan itu saat sedang berbelanja kebutuhan pokok sekitar tiga tahun silam dan semua yang dilihatnya membuat dirinya merasa rangsangan seks.

Seperti dilansir Daily Mail, penyakit orgasme berkali-kali pernah dialami beberapa wanita di dunia ini.
Ini bukan sesuatu yang biasa karena Cara mengidap kelainan yang disebut perisistent genital arousal disorder yang dialaminya dalam kurun waktuimagetiga tahun terakhir.

Kelainan ini mengakibatkan dirinya tidak bisa bekerja, berbelanja karena tiba-tiba mengalami serangan orgasme di supermarket, mengantar anak ke sekolah bahkan bermain di taman bermain. ” Itu sungguh memalukan, membingungkan serta mempermalukan saya,” katanya saat diwawancarai.

“Ini sangat menghancurkan saya karena melibatkan kehidupan anak saya. Saya ingin anak saya memiliki kehidupan normal namun ia tidak bisa memiliki teman karena ibunya memiliki kondisi ini,” ujarnya. (*)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 889 pengikut lainnya.