Bikin Istri Makin Bergairah di Ranjang dengan Memijat Kakinya

Jakarta, Pada wanita, belum maksimalnya foreplay bisa mengakibatkan vagina terasa perih dan nyeri usai bercinta akibat lubrikasi yang belum optimal. Memang terdapat berbagai macam teknik foreplay yang bisa dilakukan para suami dan utamanya foreplay ditujukan pada zona erotis pasangan.

Menanggapi hal ini, seksolog dr Andri Wanananda mengatakan pada dasarnya, zona erotik adalah area di tubuh manusia yang bila distimulasi dengan rabaan, sentuhan, ciuman, atau pijatan dengan berbagai intensitas, akan menimbulkan rangsangan seksual dan kenikmatan birahi.

“Pada wanita, zona erotiknya bisa terletak pada tengkuk, belakang telinga, payudara, wajah, paha, daerah perut, ataupun kaki,” kata dr Andri kepada detikHealth dan ditulis pada Kamis (17/7/2014).

Sementara itu, dikatakan Kathleen Miller-Read, terapis pijat dan juru bicara American Massage Therapy Association, terdapat 36.000 ujung saraf di kaki. Dengan mengeksplorasi telapak kaki, dikatakan Miller-Read Anda bisa menemukan mana bagian tubuh yang terasa sakit.

“Ketika Anda menggosok lengkungan kaki kanannya, sensasi di otak yang timbul akibat rangsangan pada kaki bisa menjadi gerbang sensasi yang dirasakan klitoris wanita atau penis pria,” terang Miller-Read.

Ia menyarankan, pria bisa memulai memijat kaki pasangannya dengan lembut melalui gerakan memutar atau sedikit menariknya. Tak ada salahnya pula jika ingin ‘memijat’ telapak kaki si dia menggunakan penis jika Anda dan dia tidak keberatan.

“Jika pasangan Anda suka menggunakan high heels, pastinya pijatan pada kaki selain membuat gairahnya terpancing juga bisa membuatnya lebih rileks. Terutama pada tumit, lakukan gerakan melingkar untuk mengurangi pegal-pegal karena terlalu sering memakai high heels,’ imbuh Miller-Read.

Beragam Mainan Seks Kuno Siap Dipamerkan di London Akhir Tahun Ini

London, Di masyarakat Barat, seks bukan lagi sesuatu yang tabu. Tak heran, pameran atau museum yang berisikan obyek-obyek seksual dapat ditemukan dengan mudah di sejumlah negara seperti di Amsterdam, New York City dan ada juga di Tokyo dan Seoul.

Namun pameran yang sedianya akan digelar di gedung Wellcome Collection, London ini bukan sembarang pameran seks. Hal ini karena yang dipamerkan adalah berbagai obyek erotis yang sering digunakan orang-orang zaman dahulu dan bisa dibilang mempelopori studi tentang seks di dunia.

Dan untuk pertama kalinya, mainan seks antik akan dipamerkan di Inggris. Selain mainan seks, ada juga lukisan, kerajinan tangan, film, foto dan berbagai artefak yang menggambarkan hubungan intim dengan jumlah mencapai lebih dari 200 obyek.

Tak hanya itu, peninggalan para pakar seks atau seksologi pertama di dunia seperti Sigmund Freud, Marie Stopes dan Alfred Kinsey juga akan dipamerkan di sini, termasuk berbagai hasil studi dan eksperimen tentang seks yang pernah mereka lakukan selama beberapa dekade lalu. Demikian seperti dikutip dari BBC, Jumat (18/7/2014).

Di samping pameran, Institute of Sexology juga berencana menggelar serangkaian live events, diskusi dan penampilan seni yang berkaitan dengan tema pameran ini.

“Institute of Sexology menawarkan berbagai aspek yang bisa dipelajari dari seks, meskipun kadang kompleks. Namun kesemuanya membebaskan kita dari pola berpikir tentang seks yang sempit. Di sisi lain mendorong kita untuk memahami bahwa identitas seksual kita merupakan hasil dari evolusi yang terjadi secara terus-menerus,” tutur sang kurator, Kate Forde.

Pameran ini rencananya akan diselenggarakan mulai 20 November 2014 dan berlangsung selama satu tahun ke depan.

Rutin Bercinta Setiap Hari, Apa Dampaknya?

Jakarta, Jika bercinta disebut-sebut sebagai salah satu aktivitas yang menyehatkan, lantas adakah dampaknya terhadap tubuh jika aktivitas ini dilakukan setiap hari?

Menurut seksolog dr Andri Wanananda, MS, frekuensi hubungan seksual amat individual untuk setiap pasangan. Hal ini dipengaruhi oleh dua hal, yakni usia dan kebugaran seksual.

“Untuk usia, pada pasangan lansia frekuensi bercinta tentu amat jarang. Sementara untuk kebugaran seksual, ditentukan oleh kebugaran jasmani dan psikis. Jelasnya, kalau salah satu pasangan sedang sakit atau stres, maka frekuensi bercintanya akan menurun,” ungkap dr Andri kepada detikHealth, dan ditulis pada Jumat (18/7/2014).

“Tidak masalah, asalkan dilakukan saat tubuh bugar, atas kehendak bersama, serta tidak mengganggu hidup dan kegiatan rutin sehari-hari,” tandas pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta tersebut.

Sementara itu, Helen Fisher, PhD, dari Rutgers University, mengatakan bahwa aktivitas seksual ‘dirancang’ untuk membuat pasangan merasa rileks dan tubuh pun menjadi sehat.

“Melakukannya secara rutin tak cuma baik bagi kualitas hubungan Anda berdua, tapi juga baik bagi kesehatan, khususnya bagi sistem respirasi, otot, dan kontrol kandung kemih. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan antidepresan yang baik dan dapat memperbaharui energi Anda,” ujar Fisher. 

Seperti diketahui, bercinta memiliki beberapa manfaat sehat, di antaranya mampu mencegah flu, mellindungi jantung, membuat awet muda, mengatasi sakit kepala dan meredakan stres. Selain itu, rutin bercinta setiap hari juga dapat melancarkan siklus haid bagi wanita dan produksi sperma bagi pria.  

Gara-gara Ganja, Bentuk Sperma Bisa Berubah

Jakarta, Tanaman ganja umum digunakan untuk kepentingan medis karena fungsinya meredakan rasa sakit, namun menurut beberapa temuan terakhir ganja ternyata memiliki dampak buruk pada kesuburan pria.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Allan Pacey, seorang pengajar senior dari Universitas Sheffield, Inggris, menunjukkan bahwa pria yang mengonsumsi ganja atau yang bahasa ilmiahnya cannabis sativa berkemungkinan lebih besar menghasilkan sperma dengan bentuk tidak wajar.

Bentuk sperma berpengaruh pada kemampuan sperma tersebut membuahi sel telur. Sperma yang bentuknya tidak normal sulit untuk berhasil membuahi sel telur sehingga dapat berakibat kemandulan atau infertility pada pria.

Penelitian dilakukan pada 1.970 pria yang memberikan semennya sebagai bentuk partisipasi tes kesuburan. Sekitar 318 pria dari total keseluruhan memiliki bentuk sperma yang tidak wajar.

Studi yang dilakukan oleh Pacey lebih jauh menemukan 318 pria yang spermanya tidak normal berusia kurang dari 30 tahun dan telah mengonsumsi ganja sekurang-kurangnya tiga bulan sebelum tes dilakukan.

“Ganja mempengaruhi salah satu proses yang menentukan ukuran dan bentuk sperma. Selain itu ganja dimetabolisme berbeda pada pria subur dan tidak subur,” ujar Pacey seperti dilansir dari CNN, Jumat (13/6/2014).

Selain ganja, peneliti juga mencari penyebab lain yang dapat menyebabkan kelainan bentuk pada sperma seperti kebiasaan merokok, alkohol, penggunaan narkotik, sejarah pekerjaan, massa tubuh atau Body Mass Index (BMI), riwayat kesehatan, dan jenis celana dalam yang biasa digunakan. Kesimpulan yang didapat adalah faktor-faktor tersebut tidak berpengaruh pada kualitas sperma.

“Satu-satunya yang kita temukan adalah resiko yang seorang pria dapat alami karena ganja,” tambah Pacey.

Mr P Bengkok Saat Ereksi, Sudah Pasti Abnormal?

Jakarta, Saat mengalami ereksi, biasanya keadaan penis yang lurus dianggap menjadi hal yang wajar. Justru bisa timbul kekhawatiran ketika penis bengkok atau tidak lurus saat ereksi.

Menanggapi hal ini, dr Eddy Karta SpKK dari Edmo Clinic Jakarta mengatakan sejatinya penis mengalami ereksi saat pembuluh darah di dalamnya terkunci dan darah mengisi rongga rongga kosong. Nah, banyaknya darah yang berada di dalam rongga penis akan memengaruhi kualitas ereksi.

“Umumnya pada penis dengan ereksi maksimal kan menyebabkan arah penis ke atas. Bengkok ke arah perut merupakan variasi normal,” tutur dr Eddy kepada detikHealth dan ditulis pada Jumat (6/6/2014)

Sementara itu, seksolog dr Andri Wanananda MS mengatakan jika bentuk penis yang agak ‘menunduk’ ke bawah saat ereksi adalah kelainan (anomali) sejak lahir. Terutama jika sebelumnya pria tersebut tidak pernah mengalami trauma pada batang penis.

“Bila menunduknya tidak ekstrem, penis tetap bisa menunaikan tugasnya dengan baik saat hubungan intim dengan lawan jenis melalui posisi hubungan seksual tertentu,” terang dr Andri.

Bila bentuk Mr P menunduk terlalu ekstrem, terkesan bengkok, dr Andri menyatakan perlu dilakukan konsultasi lebih lanjut dengan spesialis urologi untuk melihat tingkat kebengkokan penis.

“Jika bengkok terlalu ekstrem kemungkinan perlu reposisi melalui tindakan bedah plastik (plastic surgery),” ujar dr Andri.

Kondisi Ini Bikin Wanita Sulit Orgasme Meski Sudah Menikah Bertahun-tahun

Jakarta, Kesulitan dalam mencapai kepuasan saat berhubungan intim memang sering dialami pria, misalnya saja disfungsi ereksi atau ejakulasi dini. Meski begitu, wanita pun juga bisa memiliki kesulitan ketika akan mencapai orgasme yang disebut frigiditas.

Dikatakan seksolog dr Andri Wanananda MS, dari sudut kedokteran-seksual, frigiditas diartikan sebagai gangguan mencapai orgasme. Jelasnya, wanita tidak bisa mencapai kenikmatan seksual.

Gangguan atau hambatan mencapai orgasme, yang juga dikenal dengan disfungsi orgasme pada wanita terdiri dari tiga jenis yaitu disfungsi orgasme primer, sekunder, dan situasional. Disfungsi orgasme primer yaitu tidak pernah mencapai orgasme dengan cara apapun sejak awal.

Kemudian, disfungsi orgasme sekunder di mana sebelumnya pernah mencapai orgasme tapi kemudian tidak dapat lagi mencapainya. Sedangkan, disfungsi orgasme situasional adalah kondisi di mana wanita hanya dapat mencapai orgasme melalui cara atau situasi tertentu.

“Bila wanita melakukan rangsangan sendiri secara manual, dengan jari tangan pada zona erotik, misalnya klitoris vagina dan bisa menikmati orgasme, maka ia tergolong disfungsi orgasme-situasional,” tutur dr Andri kepada detikHealth dan ditulis pada Selasa (10/6/2014).

Namun, jika wanita mengeluhkan nyeri pada vagina yang dominan saat berhubungan intim, dr Andri mneuturkan kemungkinan besar yang bersangkutan mengalami disfungi orgasme sekunder atau Situasional yang disebabkan gangguan pelendiran vagina yang tidak optimal.

“Kategori disfungsi orgasme ini amat menentukan metode terapinya. Maka dari itu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis urologi yang memahami seksologi agar bisa ditentukan jenis disfungsi orgasme yang dialami untuk menetapkan terapinya,” kata dr Andri.

Saat Bercinta, Wanita Sudah ‘Puas’ Atau Belum? Cek Tandanya di Sini

Jakarta, Ketika mencapai orgasme atau kepuasan seksual saat berhubungan intim, bagi pria terdapat tanda yang khas yakni orgasme dicapai bersamaan munculnya dengan ejakulasi sperma. Lantas, bagaimanakah tanda ketika wanita sudah mencapai orgasme?

“Pada wanita ditandai oleh meregangnya organ-organ sekitar vagina, ia bisa mengerang, bahkan menjerit-puas, sambil mendekap suaminya. Saat itu terjadi pula ejakulasi-lubrikasi vagina, berupa keluarnya cairan lendir vagina,” tutur dr Andri kepada detikHealth dan ditulis pada Rabu (11/6/2014).

Dikatakan dr Andri, pada dasarnya kepuasan seksual wanita berdimensi fisik dan psikis. Dimensi fisik dikenal sebagai orgasme, otot-otot organ reproduksi, buah dada, tubuh mengejang, meregang dan disusul dengan suara mengerang bahkan kadang berteriak.

Saat puncak kenikmatan tercapai maka akan disusul dengan fase relaksasi di mana denyut jantung yang semula berdetak cepat, berangsur-angsur kembali pelan. Sementara itu, dimensi psikis pada umumnya terjadi setelah orgasme.

“Dimensi psikis ditandai dengan keintiman emosional, rasa nyaman yang diwujudkan dengan pelukan dan kecupan sayang antara kedua insan,” tutur pria yang juga menjadi pengajar di Universitas Tarumanegara ini.

dr Andri mengingatkan, memuaskan wanita secara seksual adalah suatu proses belajar. Oleh karena itu, saat hubungan intim harus diawali dengan foreplay yang kemudian dilanjutkan dengan fase excitement(peningkatan intensitas birahi), lalu disusul fase orgasme dan diakhiri dengan fase relaksasi di mana organ-organ tubuh yang semula meregang kembali mengendur.

“Untuk durasi bercinta amat relatif, bergantung pada usia dan kebugaran jasmani pasangan. Bila fokus pada durasi penetrasi penis ke dalam vagina yang dikenal sebagai sanggama, rata-rata sekitar 10-12 menit,” ucap dr Andri.

Posisi Samping (Side-by-side Position)

Jakarta, Posisi ini dilakukan dengan berbaring miring, berhadap-hadapan sehingga pasangan bersama-sama bertumpu pada satu sisi tubuh. Posisi samping dapat dilakukan dalam beberapa variasi sebagai berikut:

  1. Wanita mengangkat satu tungkai sehingga pahanya menyilang di atas paha pria, sementara tungkai yang lain lurus
  2. Wanita merenggangkan kedua pahanya dan menyilang pada kedua paha pria
  3. Wanita merenggangkan kedua pahanya, mengangkat dan menekuk lutut sehingga menyilang pada pinggang pria
  4. Satu tungkai pria diletakkan di antara paha wanita dan tungkai yang lain di angkat miring menyilang di pinggang wanita.

Kelebihan:

  1. Hubungan seksual berlangsung lebih rileks. Keduanya dapat bergerak bebas dan mudah mengontrolnya.
  2. Dapat digunakan dalam keadaan tubuh letih, kegemukan, kesehatan terganggu dan perbedaan tinggi badan yang mencolok
  3. Cukup memuaskan untuk hubungan seksual pada bulan-bulan terakhir kehamilan.

Kekurangan:
Bagi beberapa orang, tidak mudah untuk mempertahankan tekanan pada daerah Vulva (bagian luar dari organ reproduksi wanita yang dapat diraba dan dilihat yaitu mons pubis yang berupa timbunan lemak yang ditumbuhi rambut; Labia majora, bibir vagina luar; Labia minora, bibir vagina dalam).

Sumber: Pangkahila W., 2001

Posisi Duduk (Face-to-face Position)

Jakarta, Dalam posisi duduk yang dikenal dengan ‘The face-to-face position’, pria duduk di kursi atau di tepi tempat tidur atau di atas tempat tidur. Wanita duduk di atasnya dengan paha menyilang paha pria. Keduanya saling berhadapan.

Kelebihan:

Wanita bebas menggerakkan tubuhnya sehingga dapat menerima rangsangan yang efektif dari gesekan penis terhadap klitoris atau G-spot.

Rangsangan seksual pada zona erotik tubuh wanita dapat dilakukan oleh pria dengan bebas.

Kekurangan:

Penis dapat masuk terlalu dalam, sehingga dapat mengganggu wanita.

Punya Cara ‘Berenang’ yang Unik, Sperma Bekerja Sama Capai Pembuahan

Jakarta, Jika sebelumnya sering disebutkan bahwa sperma ‘bersaing’ untuk bisa mencapai sel telur. Kini sebuah studi justru menyebutkan bahwa sperma bekerja secara tim dalam melakukan hal tersebut. Selain itu, cara berenang yang dimilikinya juga sangat unik. Seperti apa?

Dikutip dari BBC, Rabu (28/5/2014), sel sperma disebutkan para ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology sangat pandai berenang melawan arus demi mencapai target mereka, yaitu sel telur.

Pintarnya, mereka berenang tidak secara garis lurus, melainkan berenang secara spiral bersama-sama dan mencari arus yang agak lambat. Studi laboratorium menjelaskan bahwa cara berenang ini memang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya pembuahan.

Seperti diketahui, dari ratusan juta sel sperma yang memulai perjalanan menuju sel telur, hanya beberapa yang mampu mencapainya. Tak hanya harus menempuh jarak yang jauh dan mencari arah yang benar, sel-sel sperma ini juga kerap ‘berjuang’ melawan berbagai bahan kimia yang berbeda dan arus di sepanjang jalan.

Untuk mempelajari bagaimana strategi sperma melakukan perjalanan ini, Prof Jorn Dunkel dan timnya membuat percobaan ‘simulasi sperma’ di laboratorium menggunakan serangkaian tabung dan saluran yang berbeda ukuran.

Tim menemukan bahwa pada kecepatan aliran tertentu, sel sperma mampu berenang melawan arus secara efisien untuk beberapa menit. Mereka juga cenderung menghindari pusat tabung yang arusnya paling cepat dan memilih untuk berenang di sepanjang dinding saluran dalam gerakan spiral.

Para peneliti menduga para sperma ini juga melakukan hal yang sama saat berenang di dalam tuba fallopi menuju sel telur. Yang paling penting, tim menemukan bahwa sperma berenang secara berkelompok, yang memungkinkan mereka mampu berenang lebih cepat.

“Sebelumnya dipercaya bahwa ada persaingan antara sel sperma, di mana yang terbaik dianggap yang mampu mencapai sel telur pertama kalinya. Tapi studi terbaru tim kami menunjukkan bahwa sperma selalu berkumpul di permukaan tabung, sehingga mereka benar-benar bisa bekerja sama berenang lebih cepat dan efisien,” ungkap Prof Dunkel.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 730 pengikut lainnya.